Resensi Buku : Revolusi Makan, Dr. Hiromi Shinya

055027500_1410662339-14092014-revolusi-makan

Revolusi Makan, Dr. Hiromi Shinya; Qanita-Mizan, Bandung : 2014

Hiromi Shinyaprofessor bedah yang menciptakan teknologi revolusioner dalam bidang endeskopi. Dokter pertama yang berhasil mengangkat polip di usus besar dengan tehnik endoskopi tanpa membedah perut. Telah melakukan pemeriksaan terhadap 35.000 pasien baik di Jepang maupun di Amerika, serta melakukan operasi pengangkatan polip pada 10.000 pasien. Bukunya yang lain : The miracle of enzyme (qanita 2008) dan keajaiban enzim awet muda (qanita, 2013)

Gambar diambil dari : //citizen6.liputan6.com/

INTI KECANTIKAN TERLETAK DI USUS = Orang yang cantik adalah orang yang ususnya sehat..

Makanan kita dicerna oleh lambung, kemudian diserap oleh usus. Usus halus bertugas menyerap sari makanan, usus besar bertugas menyerap cairan dari sisa penyerapan di usus kecil sebelum dikeluarkan. Selama proses tersebut berjalan lancar, tubuh akan sehat, bahkan awet muda. Bukti fungsi perncernaan yang baik adalah pola buang air besar. seperti sembelit atau diare. Sumber masalah adalah penumpukan kotoran di usus besar, hal itu dapat dianalogikan seperti sampah yang menumpuk di dapur, selain menimbulkan masalahbau, juga mengundang virus dan penyakit berkembang biak.

ORANG DENGAN KONDISI PENCERNAAN YANG BURUK, TIDAK DAPAT MENJALANI HIDUP DENGAN BAHAGIA…PIKIRANNYA JUGA CENDERUNG NEGATIF… Hal ini disebabkan karena timbunan sampah yang berlebih di usus menyebabkan ketahanan dan fungsi organ tubuh melemah, sehingga tubuh mudah terserang penyakit.

KEBERSIHAN USUS LEBIH UTAMA DARIPADA PERGI KE SALON ATAU PUSAT KEBUGARAN

Kata dr. Shinya, kalau kita melakukan pembersihan usus secara tepat, nyeri pundak dan leher yang tampak tak berhubungan akan hilang..Bukan hanya itu, sakit kepala, nyeri haid, jerawat, kulit kasar, wajah sembab, bahkan alergi akan berkurang hingga anda akan tampil cantik secara alami dengan dandanan sederhana.

EVALUASI POLA MAKAN

Jangan memakan makanan yang mudah membusuk dan hanya akan mengotori usus. Pastikan makanan anda dapat dibuang dengan mudah dari tubuh. Kebanyakan orang akan menghitung kalori apa yang kit a makan, UBAHLAH POLA PIKIR ITU,Di dalam makanan selalu ada bahan yang mudah dicerna dan sulit dicerna, jadi hal itu tidak berhubungan dengan nilai gizi dan jumlah kalori.

APABILA KERJA USUS MENURUN, DAYA INGAT JUGA AKAN MENURUN SEHINGGA DAYA TANGKAP TERHADAP SITUASI AKAN BERKURANG. Dengan membersihkan usus dari sisa makanan yang merupakan sampah, sembelit dan bengkak akan hilang, kepekaan diri kita pun akan meningkat.

MAKANAN APA SAJA YANG SULIT DICERNA, antara lain :

  • Produk hewani dan olahan susu, seperti susu sapi dan daging
  • Roti dan mie terbuat dari tepung gandum putih
  • Kue dan penganan yang mengandung gula putih
  • Makanan yang mengandung banyak minyak, misalnya gorengan

Makanan-makanan tersebut kurang baik dikonsumsi karena tidak mengandung nilai gizi yang cukup seperti zat-zat fitokimia (zat aktif yang terdapat di dalam tumbuhan), mineral, vitamin, dan serat untuk merangsang kerja usus secara maksimal. Selain itu, enzim yang terdapat di dalam makanan mentah akan hilang akibat pemanasan atau proses memasak. Sendawa atau kentut yang berbau lebih menyengat adalah gas yang dihasilkan dari sisa makanan yang tidak dapat dicerna dan mulai membusuk. Usus yang penuh kotoran dapat terlihat melalui pemeriksaan endoskopi. Akibat penumpukan kotoran itu, usus besar mereka menyempit, mengeras, dan melemah.

JIKA ANDA INGIN TAMPIL CANTIK, perbanyaklah proporsi makanan yang menyehatkan usus. Perhatikan tiga makanan berikut :

  • Air
  • Sayur-sayuran mentah
  • Buah-buahan

Ketiganya disebut “makanan hidup” karena tidak mengalami pemanasan dan tidak dimasak. Dr. Shinya mengelompokkan air sebagai makanan. Karena air adalah makanan yang istimewa. Air mentah dan air matang memberi reaksi yang berbeda dalam tubuh. Air mentah lebih mampu mendorong metabolisme tubuh dan mengaktifkan kerja usus. Ia juga menekankan membiasakan minum air mentah 1,5 liter – 2 liter sebanyak 3-4 kali setiap hari sangat baik bagi kesehatan usus.

Sayur mentah dan buah-buahan selain kaya mineral, vitamin, dan serat, juga mengandung enzim yang bermanfaat. Semakin banyak kita mengkonsumsi “makanan hidup” semakin baik pula kesehatan jiwa dan raga kita. Sayur yang sudah dimasak tidaklah buruk, tapi kurang optimal dalam memelihara usus.

ENZIM

Enzim membantu kita mencerna makanan. Enzim amylase diproduksi kelenjar ludah untuk mencerna zat tepung, sementara enzim protease untuk mencerna protein. Fungsi enzim ini tidak dapat digantikan oleh enzim lain. Dalam tubuh kita terdapat setidaknya 5000 enzim.

Untuk mencukupi kebutuhan enzim, kita dapat mengambilnya dari makanan yang kita makan. Kalau kita hanya mengkonsumsi makanan yang telah dipanaskan atau dimasak, kerja enzim akan melemah bahkan berhenti sama sekali. Sehingga, kita harus meningkatkan konsumsi buah dan sayur mentah yang bellum mengalami pemanasan.

POKOK PERMASALAHAN ADALAH PORSINYA. MAKANAN PADAT GIZI SEKALIPUN TIDAK MEMILIKI DAYA HIDUP JIKA TIDAK MENGANDUNG ENZIM. MULAILAH MENGURANGI MAKANAN KEMASAN, INSTAN, BEKU, DAN OLAHAN. PERBANYAKLAH ASUPAN MAKANAN MENTAH SECARA BERTAHAP. SETELAH TERBIASA MENINGKATKAN KUANTITAS ASUPAN MAKANAN MENTAH, UPAYAKANLAH UNTUK MENINGKATKAN KUALITASNYA, MISALNYA DENGAN BUDIDAYA ORGANIK. SILAHKAN COBA DAN RASAKAN SENDIRI HASILNYA.

Gaya hidup modern menerapkan pola makan yang hanya membebani usus, sehingga kebutuhan enzim jadi meningkat. Dr. Shinya menggolongkan enzim menjadi enzim pencernaan dan enzim metabolism. Proses pencernaan yang memerlukan terlalu banyak enzim akan menguras persediaan enzim di dalam tubuh.Jika tubuh tidak dapat lagi memasok enzim dalam jumlah yang cukup, maka terjadi penurunan daya hidup. Dengan menjaga persediaan enzim melalui konsumsi makanan mentah, kita dapat mengurangi beban enzim pencernaan sehingga aktivitas lain dalam tubuh tidak terganggu.

ANTIOKSIDAN YANG TERDAPAT PADA TUMBUHAN SANGAT PENTING UNTUK MEMBERSIHKAN “KARAT” DALAM TUBUH.

Wah, kalo disarikan semua, pasti tulisan ini bakal banyak banget…

Ok, setelah membaca dasar pemikiran dr. Shinya, mari kita langsung masuk ke bagian inti buku ini, dimana dr. Shinya memperkenalkan 8 Cara Menjaga Kesehatan Usus :

  1. Meminum 1,5 sampai 2 liter air sehat

Dr. Shinya menyarankan meminum air berkualitas baik secara perlahan-lahan setelah bangun tidur pagi hari. Karena tubuh orang dewasa 70% berisi air. Air juga membantu tubuh membuang timbunan sampah di dalam tubuh kita. Dr. Shinya menganjurkan air yang tidak mengandung klorin seperti air ledeng. Air yang baik adalah air hidup yang tidak dimasak dan mengandung banyak mineral (air sadah), dr. Shinya menyarankan air mineral yang tidak diproses dengan pemanasan.

  1. Meminum jus enzim mentah setiap hari

Setelah meminum air pada pagi hari, dianjurkan makan buah-buahan. Apel, jeruk, pir, pisang, nanas, anggur, kiwi, dll. Atau mencampur buah-buahan dengan wortel, kubis, atau sawi yang dibuat menjadi jus. Cuci bahan-bahan lalu potong, tambahkan air lalu blender. Sebaiknya gunakan juicer yang dirancang khusus untuk mengolah makanan berserat. Jus enzim mentah setiap pagi akan membuat BAB lebih lancar dan kulit akan terasa lebih halus. Menikmati segelas jus mentah pada pagi hari lebih baik darpada meminum secangkir kopi.

  1. Membiasakan puasa pagi ala Shinya

Memberi jeda waktu untuk mengistirahatkan usus selama setengah hari. Jangan mengkonsumsi apapun selain air setelah jam 9 malam, keesokan harinya batasi makan hingga siang hari (sekitar jam 12), sehingga anda berpuasa kurang lebih 15 jam. Intinya, mengkonsumsi buah-buahan dan air saja pada pagi hari.

  1. Meminum ramuan kuncup bunga setiap hari

Terus terang poin ini agak sulit dilakukan, mengingat bunga ini mungkin ga mudah didapat di Indonesia… resep kuncup bunga: bunga persik, bunga emas perak, bunga jeruk, bunga merah dari Tibet, bunga wortel dari barat. Masing-masing kuncup bunga punya khasiat tersendiri.

  1. Melakukan terapi enema kopi setiap hari

Enema berarti memasukkan cairan melalui dubur. Tehnik enema kopi sudah dipercaya lebih dari 80 tahun lalu, dan terbukti bermanfaat pada terapi kanker. Kafein dalam kopi dapat memperlancar kerja hati dan menghilangkan racun dalam usus. Kata dr. Shinya, enema kopi ini dapat dilakukan dalam 15 menit (termasuk mempersiapkan dan membereskan alat). Yang harus diperhatikan adalah kualitas kopi yang digunakan. Yaitu biji kopi organik pilihan yang dicampur dengan bakteri lactobacillus kemudian ditambah sedikit air. Enema kopi yang dilakukan di rumah lebih aman dan praktis mengingat beberapa klinik menggunakan alat yang dapat memberi tekanan tinggi pada dinding usus sehingga dapat melukainya. Cara; gunakan penggantung shower atau rel gorden untuk meletakkan wadah (seperti kantong infus) berisi cairan enema kopi (1-2 liter larutan kopi yang mengandung lactobacillus), masukan ujung selang ke dubur, lalu kendurkan penjepit selang. Jika enema sudah terasa memasuki usus besar, lepaskan selang dan keluarkan sekaligus di toilet. Dr shinya menganjurkan melakukannya 1-2 kali sehari setelah bangun tidur atau setelah mandi.

  1. Menjadikan beras merah sebagai makanan pokok

Yang dimaksud adalah beras merah organic yang dirawat tanpa petisida. Cucilah beras cukup 1 sampai 2 kali, tambahkan air lebih banyak dari takaran agar pulen, dapat ditambah kacang-kacangan atau sereal, masak dengan penanak nasi.

  1. Menggerakkan badan sesuai kemampuan

Kata dr. Shinya, olahraga yang terlalu berat justru kurang bermanfaat. Olahraga secara tepat akan memperlancar peredaran darah dan metabolisme tubuh. Berjalan kaki lebih baik daripada jogging; latihan pernafasan seperti yoga atau taichi lebih baik daripada senam aerobik. Lebih baik berolahraga dengan santai sehingga usus tidak tegang saat anda berolahraga.

  1. Melakukan “detoksifikasi hati” dengan kasih sayang dan rasa syukur

Tidak hanya makanan yang tertimbun dalam tubuh, perasaan tidak puas, marah, atau tidak peduli akan member dampak yang sangat negative bila tertimbun. Sama seperti makanan, sumbatan perasaan harus dikeluarkan dengan sempurna. Detoksifikasi yang dimaksud Shinya dengan menumbuhkan kasih sayang pada setiap orang dan syukuri apa saja yang ada dalam diri anda.

Beberapa poin yang juga saya anggap penting :

  • Tubuh dapat sembuh dengan sendirinya tanpa obat
  • Makan ikan lebih baik daripada makan daging
  • Pemanasan dengan microwave dapat merusak kandungan gizi
  • Mi lebih baik daripada roti, nasi lebih baik daripada mi
  • Penting untuk mengunyah dan makan perlahan

Demikian resume yang saya sarikan dari buku Revolusi Makan ini. Pasti banyak pro kontra berkaitan dengan cara baru yang ditawarkan dr. Shinya. Yang pasti saran saya kalau mengubah pola makan anda, lakukan dengan niat yang benar dan coba perlahan-lahan, jangan drastis. Takutnya tubuh kita bereaksi drastis pula. Buku dr. Shinya ini masuk kategori : must read. Thanks to  Tika atas pinjaman bukunya🙂

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s