Mr. Bean

Mr. Bean.
Di Sekolah

Guru: “Berapakah 5 ditambah 4?”
Mr. Bean: “9.”
Guru: “Berapakah 4 ditambah 5?”
Mr. Bean: “He, he, Anda mau menjebak saya, Anda hanya membalik hitungannya, jawabnya 6!!”

Di Apotik

Mr. Bean: “Saya ingin membeli vitamin untuk cucu saya.”
Karyawan: “Vitamin apa, A, B atau C?
Mr. Bean: “Apa saja, cucu saya belum bisa membaca!”

Ibu Mr. Bean Meninggal

Mr. Bean (menangis): “Dokter bilang, ibu saya meninggal.”
Teman: “Saya ikut berduka cita, sahabatku.”
Dua menit kemudian Mr. Bean menangis lagi bahkan lebih keras.
Teman: “Ada apa lagi?”
Mr. Bean: “Kakak saya baru menelepon, ibunya juga meninggal!”.

Puzzle

Setelah berhasil menyusun suatu jigsaw puzzle dengan bangga ia memperlihatkan pada temannya.
Mr. Bean: “Saya hanya memerlukan 5 bulan untuk menyusunnya.”
Teman: “Mengapa begitu lama?”
Mr. Bean: “Lama? Lihat ini di kotaknya tertulis ‘Untuk 4-7 tahun’.”.

Ke Bioskop

Teman: “Mengapa kamu mengajak 18 teman menonton bioskop?”
Mr. Bean: “Karena di bawah 18 tidak boleh.”

Membeli TV

Mr. Bean : “Apakah ada TV warna?”
Penjual : “Ya!”
Mr. Bean : “Saya beli yang hijau.”

Membeli Termos

Mr. Bean : “Barang apakah ini?”
Penjual : “Ini adalah termos.”
Mr. Bean : “Untuk apa itu?”
Penjual : “Membuat yang panas tetap panas, yang dingin tetap dingin.”
Mr. Bean : “Ha, ha. Saya akan beli.”
Besoknya Mr. Bean ke kantor dengan membawa termos.
Bos: “Mengapa Anda membawa termos?”
Mr. Bean : “Karena membuat yang panas tetap panas, yang dingin tetap dingin.”
Bos : “Anda isi apa?”
Mr. Bean : “Dua gelas kopi dan secangkir es krim”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s